Penembakan di Papua Karena Kesenjangan Pembangunan

Penembakan di Papua Karena Kesenjangan Pembangunan

Penembakan di Papua Karena Kesenjangan Pembangunan
Penembakan di Papua Karena Kesenjangan Pembangunan

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, serangkaian serangan yang terjadi di Kabupaten Nduga, Papua, karena kesenjangan pembangunan. Ini disampaikan Tito menanggapi pembunuhan terhadap anggota TNI dan pekerja pembangunan jembatan di Distrik Yigi, Nduga.

“Kita tahu bahwa akar masalah utama dari aksi kekerasan bersenjata oleh kelompok-kelompok ini terutama karena memang masalah pembangunan, masalah kesejahteraan,” jelas Tito di Istana.

Tito mengambil contoh aksi kekerasan yang terjadi di Manokwari, Papua Barat beberapa tahun lalu. Dia menyebut, sebelum pembangunan infrastruktur di Manokwari digenjot, pembunuhan terhadap aparat keamanan maupun warga kerap terjadi.

“Tapi dengan pembangunan yang berjalan sangat bagus saat ini tidak ada lagi di daerah-daerah itu,” sambungnya.

Mantan Kapolda Papua ini menyadari, pembangunan infrastruktur di Nduga memang terlambat. Hal itu disebabkan medan di kawasan tersebut cukup sulit. Nduga terletak di pegunungan tengah Papua.

“Nah ini persoalannya sekali lagi masalah pembangunan kesejahteraan,” kata dia.

Tito menambahkan, Presiden Jokowi memiliki tekad yang sangat kuat untuk membangun infrastruktur di pegunungan tengah Papua.

Saat ini, pemerintah pusat sedang membangun Trans Papua dan puluhan jembatan. Tito berharap, upaya ini bisa menekan aksi kekerasan di Nduga dan sekitarnya.

“Saya pernah jadi Kapolda Papua dua tahun. Saya sangat yakin masyarakat Papua menunggu pembangunan ini. Tapi ya kelompok-kelompok ini seringkali mereka enggak sabar, menunjukkan eksistensi, terus mungkin juga mereka menikmati karena ditakuti, memberikan status sosial bersenjata,” kata dia mengakhiri.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *