Komisi Afrika Selatan Selidiki Tindakan Pendeta 'Hidupkan' Orang Mati

Komisi Afrika Selatan Selidiki Tindakan Pendeta ‘Hidupkan’ Orang Mati

Komisi Afrika Selatan Selidiki Tindakan Pendeta 'Hidupkan' Orang Mati
Komisi Afrika Selatan Selidiki Tindakan Pendeta ‘Hidupkan’ Orang Mati

 

Satu komisi di Afrika Selatan akan menyelidik tindakan seseorang pendeta di kota Johannesburg yang mengaku dapat menghidupkan orang mati. Tindakan Pendeta Alph Lukau itu viral di sosial media serta jadi bahan olok-olok beberapa netizen.

Penyidikan akan dikerjakan oleh Komisi CRL (Komisi untuk Promo serta Perlindungan Hak-hak Komune Budaya, Agama serta Linguistik). “Menjadi komisi, kami butuh menyelidik sampai ke akar permasalahan ini. Bila kami tidak lakukan itu, beberapa orang Afrika Selatan akan terikut serta kecerdasan mereka dihina,” tutur wakil ketua komisi itu, David Mosoma.

Beberapa pemimpin agama juga sudah mengatakan penangkapan Pendeta Alph Lukau. Akan tetapi Komisi CRL mengatakan meskipun pihaknya akan lakukan penyidikan atas Lukau, akan tetapi komisi itu tidak miliki proses untuk menangkapnya. Akan tetapi komisi itu selalu berusaha untuk melepaskan hukum yang mengendalikan mengenai perihal ini.

Lebih menurut Ketua Komisi CRL, Thoko Mkhwanazi-Xaluva, banyak korban sudah melapor ke komisi itu jika mereka alami perlakuan jelek oleh pemimpin-pemimpin agama. Dikatakannya, beberapa pendeta itu tahu bagaimana membidik beberapa orang yang sangat rawan.

“Mesti ada peraturan yang diloloskan, yang akan mengatur beberapa pegiat,” katanya seperti dikutip alat Afrika Selatan, Eyewitness News, Rabu (27/2/2019).video yang tunjukkan Pendeta Alph Lukau dari gereja Alleluia Ministries International di Johannesburg tengah ‘menghidupkan’ seseorang pria yang dimaksud sudah wafat, muncul semenjak akhir minggu lantas serta secara cepat jadi viral.

Dalam video itu tampak pendeta Lukau menempatkan ke-2 tangannya diatas seseorang pria kenakan pakaian serba putih yang terbaring dalam suatu peti mati. Ia lalu berkata ‘bangkit’ mengarah pria di peti mati itu.

Selang beberapa saat, pria itu bangun dengan mulut menganga serta duduk di peti mati. Hal tersebut dimaksud mukjizat serta diterima sorakan jemaat yang lain. BBC memberikan laporan jika tindakan itu dikerjakan pendeta Lukau di luar gedung gerejanya yang berada di dekat Johannesburg.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *