Kabar Terbaru Kasus Mafia Pengaturan Skor Sepak Bola

Kabar Terbaru Kasus Mafia Bola Pengaturan Skor Indonesia

Kabar Terbaru Kasus Mafia Pengaturan Skor Sepak Bola
Kabar Terbaru Kasus Mafia Pengaturan Skor Sepak Bola

Satgas Antimafia Bola selalu kerja membuka skandal sepakbola Indonesia. Belumlah satu bulan kerja, satgas sudah terima beberapa ratus aduan dari penduduk. Untuk perlakuan masalah, satgas yang dibuat Polri ini telah mengambil keputusan empat orang terduga. Dari empat terduga, satgas ada tiga berkas masalah yang tengah diperlengkapi.

Pengaturan dengan pihak lainnya seperti Pusat Laporan serta Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) dikerjakan. Satgas menjumpai terdapatnya saluran dana beberapa ratus juta rupiah berkaitan masalah penyusunan score ini. Dalam masalah mafia bola ini, bermacam tindak pidana disangka dikerjakan beberapa aktor salah satunya penipuan penggelapan, pidana suap, sampai tindak pidana pencucian uang (TPPU). Kontrol pada beberapa pihak juga selalu dijadwalkan.

Sepakbola yang disebut berolahraga terfavorit di Indonesia pasti memancing ketertarikan. Publik miliki keinginan besar dari perlakuan satgas ini dalam memberantas mafia bola. Berkaitan masalah ini, polisi mengambil keputusan empat terduga serta sudah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Mereka ialah anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Johar Lin Eng; eks anggota Komisi Wasit, PSSI Priyanto; wanita bernama Anik Yuni Artika Sari; serta yang paling akhir Dwi Irianto alias Mbah Putih.

Beberapa terduga dijaring dengan pendapat tindak pidana penipuan serta/atau penggelapan serta/atau tindak pidana suap serta/atau tindak pidana pencucian uang seperti disebut dalam Masalah 378 KUHP serta/atau Masalah 372 KUHP serta/atau UU No 11 Tahun 1980 mengenai Tindak Pidana Suap serta/atau Masalah 3, 4, 5, UU Nomer 8 Tahun 2010 mengenai TPPU.

Tersebut fakta-fakta paling baru masalah mafia bola:

1. Ada 278 Informasi Masuk, 60 Wajar Dilakukan tindakan

Satgas buka call center, ruangan pengaduan dari penduduk berkaitan masalah mafia bola. Ada 278 informasi di terima petugas, 60 salah satunya wajar dilakukan tindakan.

“Sampai ini hari ada 278 info yang masuk ke satgas akan tetapi informasi yang masuk itu kita pelajari kembali. Itu informasi yang masuk ke call center kita. Dari jumlahnya itu kita analisis yang wajar untuk ditindak di tingkat penyidikan ada 60,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Syahar Diantono, dalam diskusi di Cafe d’consulate, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (5/1/2019).

Laporan itu nanti akan jadikan bahan info, diklarifikasi, di konfirmasi, serta diverifikasi pada pihak berkaitan. Syahar menjelaskan masalah itu sekarang diatasi di tingkat Polda serta Direktorat Tipikor Bareskrim Polri.

Ia menuturkan laporan pengaduan yang di terima biasanya berkaitan penipuan sampai pencucian uang. Banyak dari pelapor yang mengakui dicurangi berkaitan hasil laga.

“Sama dengan pernyataan pihak pelapor, penipuan penggelapan, tindak pidana suap serta TPPU. Jadi sesuai dengan laporan pelapor terasa ditipu sebab sampai kini klubnya itu tetap dicurangi dalam permainan hingga kalah,” katanya.

2. Ada Saluran Dana Rp 600 Juta

Polisi temukan saluran dana Rp 600 juta berkaitan pendapat penyusunan score sepak bola. Jumlahnya itu dimaksud datang dari seringkali transfer yang terdeteksi oleh Satgas Antimafia Bola.

“Dalam penyelidikan yang berada di Polda Metro keseluruhan saluran dana ada seputar Rp 600 juta. Itu seringkali transfer,” kata Kabag Penum Div Humas Polri, Kombes Syahar Diantono, dalam diskusi di Restoran d’Consulate, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *